Jepang Akan Memiliki Sistem Visa Baru: Apa Itu Ikusei Shuro?
Bagi Anda yang sedang berencana bekerja di Jepang, ada perubahan penting yang perlu diketahui.
Mulai 1 April 2027, Jepang akan menerapkan sistem baru yang disebut Ikusei Shuro (育成就労制度).
Sistem ini akan menggantikan sistem Ginou Jisshu (技能実習 / Technical Intern Training) secara bertahap.
Lalu, apa sebenarnya Ikusei Shuro?
Apakah sama dengan Ginou Jisshu?
Apakah orang Indonesia masih bisa bekerja di Jepang?
Dan setelah selesai Ikusei Shuro, apakah bisa tetap bekerja di Jepang?
Mari kita bahas dengan sederhana.
Ikusei Shuro (育成就労) adalah sistem baru Jepang untuk menerima tenaga kerja asing sambil mengembangkan keterampilan kerja dan kemampuan bahasa Jepang.
Tujuan utamanya adalah:
bekerja + belajar + mengembangkan keterampilan
Sistem ini dibuat untuk memenuhi kebutuhan tenaga kerja Jepang sekaligus memberikan kesempatan kepada pekerja asing untuk mengembangkan kemampuan mereka.
Jadi, Ikusei Shuro bukan hanya tentang bekerja di Jepang.
Pekerja juga diharapkan dapat meningkatkan keterampilan dan bahasa Jepang selama bekerja.
Ikusei Shuro akan mulai berlaku pada:
Bagi Anda yang sekarang sedang mempersiapkan diri untuk bekerja di Jepang, perubahan ini penting untuk dipahami sejak sekarang.
Jika sebelumnya Anda mengenal istilah Ginou Jisshu, mulai tahun 2027 sistem tersebut akan berubah secara bertahap menjadi sistem baru.
Pada prinsipnya, masa Ikusei Shuro adalah 3 tahun.
Selama 3 tahun tersebut, Anda akan:
bekerja di perusahaan Jepang;
mendapatkan pengalaman kerja;
meningkatkan keterampilan;
belajar bahasa Jepang;
mempersiapkan diri untuk tahap berikutnya.
Setelah memenuhi persyaratan, Anda dapat melanjutkan ke Tokutei Ginou 1 (特定技能1号).
Gambaran sederhananya:
Indonesia
↓
Ikusei Shuro
↓
3 tahun bekerja & belajar
↓
Tokutei Ginou 1
↓
Tokutei Ginou 2 (jika memenuhi persyaratan)
Karena itu, jika Anda ingin bekerja di Jepang dalam jangka panjang, penting untuk memikirkan rencana karier sejak awal.
Ya.
Kemampuan bahasa Jepang akan menjadi bagian penting dalam sistem Ikusei Shuro.
Calon pekerja pada prinsipnya harus memiliki kemampuan bahasa Jepang minimal A1, yang kurang lebih setara dengan JLPT N5.
Tetapi, jangan berpikir bahwa cukup memiliki N5.
Dalam kehidupan nyata di Jepang, kemampuan bahasa Jepang sangat penting.
Misalnya untuk:
memahami instruksi dari atasan;
berbicara dengan rekan kerja;
memahami peraturan perusahaan;
memahami keselamatan kerja;
berbelanja dan mengurus kehidupan sehari-hari;
mengikuti ujian Tokutei Ginou.
Karena itu, semakin baik bahasa Jepang Anda sebelum berangkat, semakin mudah Anda beradaptasi di Jepang.
Ini adalah salah satu perubahan penting dari sistem sebelumnya.
Dalam sistem Ikusei Shuro, pekerja dapat melakukan perpindahan perusahaan atas keinginan sendiri jika memenuhi persyaratan yang ditentukan.
Namun, bukan berarti Anda bebas pindah perusahaan kapan saja.
Ada beberapa persyaratan yang harus dipenuhi, termasuk masa kerja tertentu serta persyaratan kemampuan bahasa Jepang dan keterampilan.
Periode pembatasan perpindahan pada prinsipnya ditetapkan sekitar 1 tahun, tetapi untuk bidang tertentu dapat mencapai 2 tahun.
Artinya, Anda tetap perlu memahami aturan sebelum memutuskan untuk pindah perusahaan.
Bagi orang Indonesia yang ingin bekerja di Jepang, sistem ini memberikan kesempatan untuk membangun karier dengan lebih jelas.
Anda tidak hanya datang ke Jepang untuk bekerja selama beberapa tahun.
Anda juga dapat mempersiapkan diri untuk melanjutkan ke Tokutei Ginou.
Misalnya:
Beradaptasi dengan pekerjaan dan kehidupan di Jepang.
Meningkatkan keterampilan dan kemampuan bahasa Jepang.
Mempersiapkan ujian dan persyaratan untuk Tokutei Ginou.
Jika memenuhi persyaratan, melanjutkan ke Tokutei Ginou.
Dengan persiapan yang baik, Jepang dapat menjadi tempat untuk membangun karier jangka panjang, bukan hanya tempat untuk bekerja sementara.
Jika Anda ingin bekerja di Jepang melalui Ikusei Shuro, sebaiknya mulai mempersiapkan beberapa hal sejak sekarang.
Mulailah belajar bahasa Jepang sebelum berangkat.
Minimal pahami bahasa Jepang dasar, tetapi akan lebih baik jika kemampuan Anda lebih tinggi dari persyaratan minimum.
Jangan hanya mengetahui nama pekerjaannya.
Pelajari juga bagaimana pekerjaan tersebut dilakukan di Jepang.
Contohnya:
perikanan;
pertanian;
manufaktur;
caregiving;
konstruksi;
industri makanan.
Setiap pekerjaan memiliki lingkungan dan aturan yang berbeda.
Bekerja di Jepang berarti harus beradaptasi dengan budaya kerja yang berbeda.
Disiplin, ketepatan waktu, keselamatan kerja dan komunikasi sangat penting.
Sebelum berangkat, pastikan Anda memahami:
gaji;
jam kerja;
lembur;
hari libur;
tempat tinggal;
biaya yang harus dibayar;
pekerjaan yang akan dilakukan.
Jangan ragu bertanya jika ada bagian kontrak yang tidak Anda pahami.
Jangan hanya berpikir:
“Saya ingin bekerja di Jepang.”
Sebaiknya mulai berpikir:
“Setelah 3 tahun, saya ingin menjadi apa?”
Jika ingin melanjutkan bekerja di Jepang, Anda dapat mempersiapkan diri untuk Tokutei Ginou sejak awal.
Tidak sama.
Ikusei Shuro dan Tokutei Ginou merupakan dua sistem yang berbeda.
Secara sederhana:
| Ikusei Shuro | Tokutei Ginou |
|---|---|
| Fokus pada pengembangan tenaga kerja | Fokus pada tenaga kerja yang memiliki keterampilan tertentu |
| Masa prinsipnya 3 tahun | Memiliki aturan masa tinggal sesuai statusnya |
| Mengembangkan keterampilan dan bahasa Jepang | Memerlukan pemenuhan persyaratan keterampilan dan bahasa |
| Dapat menjadi jalur menuju Tokutei Ginou | Dapat menjadi jenjang kerja berikutnya |
Jadi, Anda dapat melihat Ikusei Shuro sebagai salah satu tahap persiapan untuk membangun karier di Jepang.
Mulai 1 April 2027, Jepang akan menerapkan sistem baru bernama Ikusei Shuro (育成就労制度).
Bagi orang Indonesia yang ingin bekerja di Jepang, beberapa hal penting yang perlu diingat adalah:
1. Masa Ikusei Shuro pada prinsipnya 3 tahun.
2. Bahasa Jepang akan menjadi bagian penting dari sistem.
3. Selama bekerja, Anda akan mengembangkan keterampilan.
4. Dalam kondisi dan persyaratan tertentu, Anda dapat berpindah perusahaan.
5. Setelah memenuhi persyaratan, Anda dapat melanjutkan ke Tokutei Ginou.
Jadi, jika Anda berencana bekerja di Jepang, persiapkan bahasa Jepang dan keterampilan Anda mulai sekarang.
Jangan hanya mempersiapkan diri untuk bisa berangkat ke Jepang.
Persiapkan diri untuk bisa bekerja, berkembang, dan membangun karier di Jepang.
HIRO TOWER membantu calon pekerja Indonesia yang ingin bekerja di Jepang melalui berbagai program tenaga kerja asing.
Jika Anda ingin mengetahui lebih lanjut mengenai Ikusei Shuro, Tokutei Ginou, persyaratan kerja, dan proses bekerja di Jepang, silakan hubungi kami.
Persiapkan diri Anda dari sekarang untuk kesempatan bekerja di Jepang pada era Ikusei Shuro.