Categories
Post Uncategorized

Prosedur Re-entry permit di Jepang

Prosedur Re-entry permit di Jepang

reentry permit japan

Banyak warga negara Indonesia yang tinggal di Jepang memiliki keinginan untuk pulang ke Indonesia sementara. Alasannya bermacam-macam, seperti ingin bertemu keluarga, menghadiri acara pernikahan, menjenguk orang tua, menghadiri pemakaman, berlibur, atau sekadar menghabiskan waktu bersama keluarga di kampung halaman.

Namun, bagi warga negara asing yang tinggal di Jepang dengan status izin tinggal tertentu, pulang ke Indonesia tidak cukup hanya dengan membeli tiket pesawat. Sebelum meninggalkan Jepang, penting untuk memahami prosedur re-entry permit atau izin masuk kembali ke Jepang.

Kesalahan dalam prosedur keberangkatan dapat menyebabkan masalah saat ingin kembali ke Jepang. Dalam kondisi tertentu, seseorang bahkan dapat kehilangan status izin tinggalnya.

Oleh karena itu, sebelum pulang sementara ke Indonesia, pastikan Anda memahami perbedaan antara Special Re-entry Permit (みなし再入国許可 / Minashi Sainyukoku Kyoka) dan Re-entry Permit biasa (再入国許可 / Sainyukoku Kyoka).

Artikel ini akan membahas prosedur, dokumen yang diperlukan, batas waktu, serta hal-hal penting yang perlu diperhatikan oleh warga negara Indonesia yang tinggal di Jepang.


Apa yang Dimaksud dengan Re-entry Permit Jepang?

Re-entry Permit adalah izin yang memungkinkan warga negara asing yang tinggal di Jepang untuk meninggalkan Jepang sementara dan kembali ke Jepang tanpa harus mengajukan visa baru dari awal.

Sebagai contoh, seorang warga negara Indonesia tinggal di Jepang dengan status:

  • Specified Skilled Worker atau Tokutei Ginou
  • Engineer/Specialist in Humanities/International Services
  • Student
  • Dependent
  • Technical Intern Training
  • Business Manager
  • Spouse or Child of Japanese National
  • Permanent Resident
  • Status izin tinggal lainnya

Orang tersebut mungkin ingin pulang ke Indonesia selama beberapa minggu atau beberapa bulan.

Dalam kondisi tertentu, orang tersebut dapat meninggalkan Jepang dan kembali lagi menggunakan Special Re-entry Permit.

Namun, apabila prosedurnya tidak dilakukan dengan benar, keberangkatan dari Jepang dapat dianggap sebagai kepergian tanpa izin masuk kembali. Akibatnya, status izin tinggal yang dimiliki dapat menjadi tidak berlaku.

Karena itu, prosedur ini perlu dipahami dengan baik sebelum keberangkatan.


Apa Itu Special Re-entry Permit atau みなし再入国許可?

Special Re-entry Permit adalah sistem yang memungkinkan warga negara asing untuk meninggalkan Jepang sementara tanpa harus mengajukan Re-entry Permit biasa terlebih dahulu.

Secara sederhana, sistem ini berlaku bagi orang yang:

  1. Memiliki status izin tinggal yang masih berlaku;
  2. Memiliki paspor yang masih berlaku;
  3. Memiliki Residence Card atau Zairyu Card yang masih berlaku;
  4. Berencana kembali ke Jepang dalam jangka waktu yang ditentukan;
  5. Tidak sedang berada dalam kategori yang tidak dapat menggunakan sistem tersebut.

Jika memenuhi persyaratan, orang tersebut biasanya dapat menggunakan Special Re-entry Permit ketika meninggalkan Jepang.

Misalnya:

  • Tanggal keluar dari Jepang: 1 Agustus 2026
  • Rencana kembali ke Jepang: 20 Agustus 2026

Karena hanya berada di Indonesia selama beberapa minggu, pada umumnya seseorang dapat menggunakan Special Re-entry Permit.

Dengan demikian, tidak perlu datang ke Immigration Services Agency terlebih dahulu hanya untuk mengajukan Re-entry Permit biasa.

Namun, prosedur di bandara tetap harus dilakukan dengan benar.

Berapa Lama Masa Berlaku Special Re-entry Permit?

Pada prinsipnya, Special Re-entry Permit berlaku sampai dengan 1 tahun sejak tanggal keberangkatan dari Jepang.

Sebagai contoh:

  • Keluar dari Jepang: 1 Agustus 2026
  • Batas waktu kembali berdasarkan Special Re-entry Permit: sekitar 1 Agustus 2027

Namun, ada satu hal yang sangat penting.

Jika masa berlaku status izin tinggal Anda berakhir sebelum 1 tahun, maka Anda harus kembali ke Jepang sebelum masa berlaku izin tinggal tersebut berakhir.

Contoh:

  • Keluar dari Jepang: 1 Agustus 2026
  • Masa berlaku Special Re-entry Permit: secara prinsip sampai 1 Agustus 2027
  • Masa berlaku Residence Card: sampai 31 Maret 2027

Dalam kasus tersebut, Anda tidak dapat menunggu sampai Agustus 2027.

Anda harus kembali ke Jepang sebelum masa berlaku izin tinggal berakhir.

Dengan kata lain, selalu periksa dua hal berikut:

Batas waktu Special Re-entry Permit dan masa berlaku status izin tinggal.

Batas waktu yang lebih awal adalah batas waktu yang harus diperhatikan.


Prosedur Special Re-entry Permit di Bandara Jepang

Salah satu hal yang sering disalahpahami adalah anggapan bahwa seseorang dapat meninggalkan Jepang begitu saja hanya karena memiliki Residence Card.

Hal tersebut tidak sepenuhnya benar.

Pada saat meninggalkan Jepang, Anda harus menyatakan bahwa Anda akan kembali ke Jepang.

Secara umum, prosedurnya dilakukan melalui Re-entry Departure Record atau formulir keberangkatan untuk orang yang akan kembali ke Jepang.

Pada formulir tersebut terdapat pilihan yang menyatakan bahwa keberangkatan dilakukan sementara dan orang tersebut berencana untuk kembali ke Jepang.

Anda harus memilih atau mencentang pilihan yang sesuai.

Secara sederhana, maksudnya adalah:

“Saya akan meninggalkan Jepang untuk sementara dan berencana untuk kembali ke Jepang.”

Setelah itu, dokumen akan diperiksa oleh petugas imigrasi.

Pastikan Anda tidak lupa melakukan prosedur ini.

Jika seseorang meninggalkan Jepang tanpa menggunakan Re-entry Permit atau Special Re-entry Permit, maka status izin tinggalnya dapat menjadi tidak berlaku.


Dokumen yang Perlu Dibawa Saat Pulang ke Indonesia

Sebelum berangkat, pastikan Anda membawa dokumen-dokumen penting berikut.

1. Paspor

Paspor harus masih berlaku.

Sebaiknya periksa masa berlaku paspor jauh-jauh hari sebelum membeli tiket pesawat.

Jika masa berlaku paspor sudah hampir habis, pertimbangkan untuk memperpanjang paspor terlebih dahulu.


2. Residence Card atau Zairyu Card

Residence Card merupakan dokumen yang sangat penting bagi warga negara asing yang tinggal di Jepang.

Pastikan:

  • Residence Card tidak kedaluwarsa;
  • Data pribadi sesuai;
  • Status izin tinggal masih berlaku;
  • Masa berlaku izin tinggal mencukupi sampai tanggal kepulangan ke Jepang.

Jangan meninggalkan Jepang tanpa membawa Residence Card jika Anda berencana kembali ke Jepang.


3. Tiket Pulang ke Jepang

Meskipun tidak selalu menjadi dokumen utama dalam proses Re-entry Permit, sangat disarankan untuk memiliki rencana perjalanan yang jelas.

Simpan:

  • Tiket pesawat;
  • Bukti reservasi;
  • Informasi penerbangan;
  • Alamat tempat tinggal di Jepang.

Hal ini akan membantu apabila diperlukan saat proses perjalanan.

Perhatian Khusus bagi Pekerja Tokutei Ginou

Bagi warga negara Indonesia yang bekerja di Jepang sebagai Tokutei Ginou, pulang ke Indonesia tidak hanya berkaitan dengan imigrasi.

Anda juga perlu memperhatikan hubungan kerja dengan perusahaan.

Sebelum pulang, sebaiknya Anda memberitahukan dan mengonfirmasi kepada:

  • Perusahaan tempat bekerja;
  • Registered Support Organization atau 登録支援機関;
  • Agen atau pihak terkait;
  • Pihak lain yang bertanggung jawab atas pekerjaan Anda.

Beberapa hal yang perlu dikonfirmasi antara lain:

  • Tanggal keberangkatan;
  • Tanggal kepulangan;
  • Lama cuti;
  • Jadwal kembali bekerja;
  • Informasi penerbangan;
  • Kontak yang dapat dihubungi selama berada di Indonesia.

Jangan sampai seseorang dapat kembali ke Jepang secara imigrasi, tetapi mengalami masalah dengan perusahaan karena tidak melakukan komunikasi yang baik mengenai cuti atau ketidakhadiran.

 

Facebook
WhatsApp
Categories
Uncategorized

Prosedur sewaktu pulang ke Indonesia

Prosedur sewaktu kepulangan ke Indonesia

zairyukado

Bagi warga asing yang bekerja di Jepang dan berencana untuk kembali ke Indonesia, terdapat beberapa prosedur yang perlu diikuti untuk memastikan kepulangan berjalan lancar dan sesuai dengan peraturan yang berlaku. Proses ini melibatkan beberapa tahapan administratif, baik di Jepang maupun di Indonesia. Artikel ini akan menjelaskan langkah-langkah secara rinci, mulai dari persiapan di Jepang hingga kedatangan di Indonesia.

1. Persiapan di Jepang

Sebelum meninggalkan Jepang, Anda perlu menyelesaikan beberapa prosedur administratif yang diperlukan. Berikut adalah langkah-langkah yang harus dilakukan:

a. Pengurusan perpindahan alamat

Setiap orang asing yang bekerja di Jepang memiliki status keimigrasian, seperti visa kerja, visa pelajar, atau visa lainnya. Sebelum meninggalkan Jepang, Anda perlu mengurus perpindahan alamat (TENSHUTSU TETSUZUKI転出手続き)di kantor balaikota setempat (Shiyakusho/Kuyakusho/Yakuba).

  • Prosedur: Kunjungi Shiyakusho/Kuyakusho/Yakuba setempat untuk mengurus administrasi TENSHUTSU. Anda hanya perlu mengunjungi loket yang mengurus administrasi dan sampaikan kalau kamu hendak mengurus administrasi tersebut.
  • Dokumen yang Dibutuhkan:
    • Paspor asli
    • Zairyu Card
    • Tenshutsu todoke (ada di Shiyakusho/Kuyakusho/Yakuba setempat)
市役所での手続き

b. Menyelesaikan Urusan Pekerjaan dan Pajak

Pastikan Anda menyelesaikan semua kewajiban terkait pekerjaan dan pajak yang terutang di Jepang.

  • Pengunduran Diri dari Pekerjaan: Berikan pemberitahuan kepada majikan Anda sesuai dengan ketentuan yang berlaku, biasanya dengan memberikan surat pengunduran diri minimal dua minggu sebelumnya.
  • Pembayaran Pajak: Pastikan Anda membayar pajak penghasilan atau pajak lainnya yang terhutang di Jepang. Anda juga mungkin harus mengisi formulir untuk memperoleh surat keterangan pajak yang diperlukan untuk keperluan administrasi di Indonesia.
c. Penghentian Layanan atau Langganan

Jangan lupa untuk menghentikan berbagai layanan yang masih aktif, seperti:

  • Asuransi kesehatan dan pensiun di Jepang.
  • Langganan listrik, air, dan gas.
  • Langganan telepon dan internet.
  • Penyewaan apartemen atau rumah.

Pastikan juga Anda membayar semua tagihan terakhir sebelum keberangkatan.

d. Penutupan rekening bank

Karena Anda sudah hendak pulang ke Indonesia, rekening bank wajib ditutup.

  • Prosedur: Kunjungi bank yang Anda gunakan di cabang terdekat. Sampaikan ke petugas bank bahwa Anda hendak menutup rekening bank (KOUZA KAIYAKU TETSUZUKI 口座解約手続き). Petugas bank akan membantu Anda untuk mengisi formulir dan menutup rekening Anda.
  • Dokumen yang Dibutuhkan:
    • Paspor asli
    • Zairyu Card
    • Kartu ATM
    • Buku rekening
銀行での手続き

 

2. Prosedur di Bandara Jepang

Pada hari keberangkatan, Anda akan melalui prosedur imigrasi di bandara Jepang sebelum terbang ke Indonesia.

a. Imigrasi

Di bandara, Anda akan melalui pemeriksaan keimigrasian. Petugas akan memeriksa paspor Anda, serta zairyu card yang telah Anda serahkan sebelumnya kepada pihak imigrasi. Pastikan zairyucard anda dilubangi oleh petugas imigrasi (sesuai gambar di atas)

b. Pemeriksaan Keamanan

Setelah pemeriksaan imigrasi, Anda akan melalui pemeriksaan keamanan untuk memastikan barang bawaan Anda tidak mengandung barang terlarang. Pastikan untuk mengemas barang bawaan Anda sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

c. Penerbangan ke Indonesia

Setelah semua prosedur selesai, Anda bisa naik ke pesawat menuju Indonesia. Pastikan untuk mengecek waktu keberangkatan dan mempersiapkan dokumen perjalanan.

3. Langkah-Langkah Administratif Lainnya

Selain prosedur yang disebutkan di atas, berikut adalah beberapa langkah tambahan yang perlu Anda perhatikan setelah kembali ke Indonesia.

a. Pencairan Dana Pensiun atau Asuransi (Jika Ada)

Jika Anda terdaftar dalam program pensiun atau asuransi di Jepang, pastikan untuk mengurus pencairan dana tersebut setelah kembali ke Indonesia. Hiro Tower dapat membantu Anda untuk mengurus pencairan dana pensiun.

b. Mengurus Surat Pindah

Jika Anda tidak berencana tinggal permanen di Indonesia dan ingin kembali ke Jepang atau negara lain, Anda perlu mengurus surat pindah untuk mengupdate status kependudukan Anda di Indonesia.

Kesimpulan

Proses kepulangan bagi warga asing yang bekerja di Jepang ke Indonesia memang memerlukan beberapa langkah administratif yang harus diselesaikan baik di Jepang maupun di Indonesia. Pastikan Anda mengikuti prosedur dengan teliti untuk menghindari masalah yang dapat menghambat perjalanan atau kepulangan Anda. Melakukan perencanaan dengan baik dan menyelesaikan semua kewajiban administratif akan membuat proses kepulangan Anda lebih lancar dan tanpa hambatan.

Referensi:
  1. Prosedur di Shiyakusho/Kuyaskuho/Yakuba setempat
    Gambar menunjukkan proses pemeriksaan paspor dan status keimigrasian di Imigrasi Jepang.

  2. Bandara di Jepang
    Gambar suasana di bandara Jepang dengan tampilan check-in dan pengawasan keamanan.

  3. Administrasi lainnya
    Pencairan dana pensiun dan lainnya.

Proses ini akan sangat bergantung pada status keimigrasian dan kebijakan yang berlaku di masing-masing negara, jadi pastikan untuk selalu memeriksa dengan pihak berwenang yang relevan sebelum membuat keputusan.

©2022. Hiro Tower. All Rights Reserved.

Categories
Uncategorized

10 persiapan sebelum masuk Universitas di Jepang

10 persiapan yang wajib kamu lakuin sebelum masuk Universitas di Jepang

dokumen visa

 

Mempersiapkan diri untuk kuliah di universitas Jepang merupakan langkah penting yang memerlukan perhatian penuh, baik dari segi akademis, administratif, maupun budaya. Jepang dikenal dengan sistem pendidikannya yang ketat, fasilitas yang modern, serta peluang riset yang luar biasa. Namun, agar perjalanan akademik di Jepang berjalan lancar, ada beberapa persiapan yang perlu dilakukan sebelum keberangkatan. Berikut adalah 10 persiapan utama yang perlu Anda lakukan sebelum masuk universitas di Jepang.

1. Memahami Proses Penerimaan

Proses penerimaan di universitas Jepang berbeda dengan negara lain. Biasanya, ada dua jenis ujian yang perlu diperhatikan: ujian masuk untuk universitas negeri (yokubou kentei) dan ujian untuk universitas swasta. Beberapa universitas menawarkan program internasional dengan bahasa pengantar bahasa Inggris, yang memudahkan mahasiswa internasional untuk mengakses pendidikan di Jepang. Oleh karena itu, sangat penting untuk memahami cara mendaftar, persyaratan, serta tanggal ujian. Anda juga perlu mempersiapkan dokumen-dokumen penting seperti ijazah, transkrip nilai, dan sertifikat kemampuan bahasa Jepang (jika diperlukan).

2. Memilih Program Studi dan Universitas

Memilih program studi yang sesuai dengan minat dan tujuan karier sangatlah penting. Universitas di Jepang menawarkan berbagai macam program studi, mulai dari ilmu pengetahuan alam, teknik, humaniora, hingga seni dan budaya. Pastikan Anda memilih universitas dan program studi yang tidak hanya memenuhi minat akademis tetapi juga memiliki reputasi baik di bidang tersebut. Lakukan riset mendalam mengenai universitas-universitas yang menawarkan program internasional, fasilitas, biaya kuliah, serta peluang beasiswa.

3. Mempersiapkan Kemampuan Bahasa Jepang

Walaupun ada banyak program internasional yang menggunakan bahasa Inggris, kemampuan bahasa Jepang tetap menjadi aset penting saat kuliah di Jepang. Bahasa Jepang tidak hanya akan membantu Anda berinteraksi dengan warga lokal, tetapi juga memperluas peluang sosial dan profesional. Oleh karena itu, persiapkan kemampuan bahasa Jepang Anda dengan mengikuti kursus bahasa Jepang, menggunakan aplikasi pembelajaran, atau mengikuti program intensif di lembaga bahasa Jepang sebelum berangkat. Jika program studi yang Anda pilih mengharuskan penguasaan bahasa Jepang, ujian JLPT (Japanese-Language Proficiency Test) akan menjadi acuan penilaian kemampuan bahasa Anda.

4. Menyiapkan Keuangan

Biaya hidup di Jepang bisa cukup tinggi, terutama di kota-kota besar seperti Tokyo, Osaka, atau Kyoto. Oleh karena itu, sangat penting untuk merencanakan anggaran dan menyiapkan dana untuk biaya kuliah, tempat tinggal, makan, transportasi, dan kebutuhan lainnya. Selain itu, pastikan Anda mengeksplorasi berbagai pilihan beasiswa yang ditawarkan oleh universitas, pemerintah Jepang, atau lembaga lain. Beasiswa seperti MEXT (Monbukagakusho) adalah salah satu pilihan yang sangat berguna bagi mahasiswa internasional.

5. Mengurus Visa Pelajar

Setelah diterima di universitas, Anda harus mengurus visa pelajar Jepang. Proses aplikasi visa melibatkan pengajuan dokumen yang mencakup surat penerimaan dari universitas, bukti keuangan, dan paspor yang masih berlaku. Pastikan Anda mengajukan visa jauh-jauh hari karena proses ini bisa memakan waktu beberapa minggu. Visa pelajar Jepang umumnya diberikan dengan durasi satu tahun dan dapat diperpanjang sesuai dengan durasi studi Anda.

6. Mencari Tempat Tinggal

Banyak universitas di Jepang menyediakan akomodasi untuk mahasiswa internasional, seperti asrama universitas atau apartemen yang terjangkau. Namun, Anda juga dapat mencari tempat tinggal di luar kampus melalui situs pencarian properti. Biaya sewa tempat tinggal bisa bervariasi, tergantung lokasi dan jenis akomodasi. Pilihlah tempat tinggal yang dekat dengan kampus untuk memudahkan mobilitas Anda. Jangan lupa untuk memeriksa fasilitas yang tersedia, seperti koneksi internet, listrik, dan air.

7. Memahami Budaya Jepang

Jepang memiliki budaya yang sangat berbeda dari negara lain. Penting untuk mempersiapkan diri Anda secara mental dan emosional dengan memahami nilai-nilai budaya Jepang, seperti rasa hormat terhadap orang lain, etika dalam berkomunikasi, dan tata krama sosial. Misalnya, di Jepang sangat dihargai untuk berbicara dengan sopan, baik dalam percakapan formal maupun informal. Anda juga perlu memahami kebiasaan sehari-hari seperti membersihkan diri dengan baik, mengikuti aturan antrian, serta pentingnya menjaga kebersihan dan ketertiban.

8. Menyiapkan Kesehatan dan Asuransi

Sebelum berangkat ke Jepang, pastikan Anda telah melakukan pemeriksaan kesehatan dan menyelesaikan vaksinasi yang diperlukan. Beberapa universitas di Jepang mungkin mengharuskan mahasiswa internasional untuk melakukan tes kesehatan sebelum kedatangan mereka. Selain itu, Anda juga harus memastikan untuk mendapatkan asuransi kesehatan internasional yang mencakup biaya pengobatan di Jepang. Sesampainya di Jepang, Anda akan diminta untuk mendaftar pada sistem asuransi kesehatan nasional (National Health Insurance) untuk mendapatkan perlindungan kesehatan selama tinggal di Jepang.

9. Mempersiapkan Perlengkapan Akademis dan Pribadi

Pastikan Anda membawa perlengkapan yang dibutuhkan untuk kuliah, seperti laptop, buku catatan, alat tulis, dan perangkat lainnya yang dapat mendukung kegiatan akademik Anda. Selain itu, persiapkan juga pakaian yang sesuai dengan musim di Jepang. Jepang memiliki empat musim yang cukup berbeda, sehingga Anda perlu membawa pakaian yang cocok, baik untuk musim panas yang panas maupun musim dingin yang sangat dingin.

10. Membangun Jaringan Sosial

Sebelum tiba di Jepang, akan sangat membantu jika Anda mulai membangun jaringan dengan mahasiswa internasional lain yang sudah berada di Jepang, atau bergabung dengan komunitas online yang relevan. Banyak universitas di Jepang memiliki klub internasional atau grup mahasiswa yang bisa membantu Anda beradaptasi dengan lingkungan kampus dan kehidupan sehari-hari. Membangun jaringan sosial yang baik juga akan membantu Anda merasa lebih nyaman dan mendapatkan informasi yang bermanfaat selama studi di Jepang.

Kesimpulan

Menjadi mahasiswa internasional di Jepang adalah pengalaman yang sangat berharga. Namun, agar pengalaman tersebut berjalan lancar dan sukses, Anda harus mempersiapkan diri dengan baik, baik dari segi akademis, administratif, maupun sosial. Hiro Tower disini akan membantu anda untuk mempersiapkan kebutuhan kamu untuk masuk ke Universitas di Jepang. Silahkan hubungi Hiro Tower untuk informasi lebih lanjut.

©2022. Hiro Tower. All Rights Reserved.

Categories
Uncategorized

STUDY TOUR JAPAN 2023

STUDY TOUR JAPAN 2023

Japan Study Fair

STUDY TOUR in JAPAN

Learn Japanese While Traveling in Japan? Why Not?

In this Trip you will experience Japan Study Experience, Exchange Meeting

with Japanese Student, Disneyland Trip, Etc

This Trip include Round Trip Ticket, Food, Disneyland Ticket, Transportation

Fee, 3 meal food and of course there is a guide that will be with you.

Details : 

  1. Period : October 21 ~ 31 , 2023
  2. Fee : 350,000 Yen/participant
  3. Include : flight ticket, accommodation, 2 times meal/day, transportation by train, school fee (Tokyo) , Disneyland entrance, guide
Term and Conditions :
  1. Maximum age is 40 years old.
  2. Willing to obey study program.
Procedure :
  1. Send documents (passport biodata page, registration form
  2. Finish the registration payment 20%
  3. Email to info@hirotower.com
Registration closed by July 15th, 2023
 
SLOT LIMITED !! Take your slot before taken !
Facebook
Twitter
LinkedIn
Telegram
WhatsApp
Email

©2022. Hiro Tower. All Rights Reserved.